Mon. Jun 1st, 2020

WWW.INDOPOPULAR.COM

Turis Berkurang Akibat Corona, Ratusan Monyet Turun kejalan

2 min read

Indopopular.com – Sebuah video viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat ada ratusan monyet kelaparan yang tengah berebut pisang di Kota Lopburi, Thailand.

Seperti diberitakan Daily Mail, hewan primata tersebut tampak terbagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok berasal dari kawasan kuil, sementara kelompok lainnya terdiri dari monyet-monyet yang tinggal di kota tersebut.

Dalam video tersebut terlihat ada ratusan monyet yang menyeberang jalan. Monyet-monyet itu kemudian mengejar monyet lainnya yang tengah membawa makanan.

https://twitter.com/teomanasi/status/1237815142726930435

Kabarnya ratusan monyet itu berebut makanan karena kelaparan. Penurunan jumlah turis yang signifikan di Thailand akibat mewabahnya virus corona menjadi alasan.

Sebab, selama ini monyet-monyet tersebut diberi makan oleh wisatawan yang datang ke Lopburi. Sehingga ketika jumlah wisatawan di Thailand, khususnya di Lopburi turun drastis, monyet-monyet itu kehilangan sumber makanan mereka.

Awalnya, hewan primata itu terlihat berlari dan mencari makan sendiri-sendiri di tengah kota. Sampai akhirnya, mereka saling berteriak satu dengan yang lain ketika menemukan ada monyet yang mendapatkan makanan.

Kejadian ini tentu saja mengagetkan banyak pihak, tak terkecuali warga setempat. Sasaluk Rattanachai, salah seorang yang menjadi saksi keributan monyet-monyet itu bahkan merekam pemandangan tersebut dari luar toko tempat dia bekerja.

“Mereka lebih mirip anjing liar ketimbang monyet. Mereka jadi gila karena sepotong makanan. Saya belum pernah melihat mereka seagresif ini,” katanya.

Lopburi dikenal sebagai rumah bagi ribuan monyet liar yang berkeliaran di jalanan dan bangunan. Monyet-monyet liar di Lopburi bahkan banyak yang tinggal di dalam kawasan kuil Buddha kuno.

Selama ini, wilayah mereka terbagi atas jalur kereta. Sehingga kedua kelompok monyet itu tak pernah bertemu. Tapi pada Rabu (11/3) lalu, rasa lapar telah membuat kericuhan antar-monyet itu tidak dapat dielakkan.

Kejadian perebutan makanan seperti ini rupanya bukan yang pertama kali terjadi di Thailand. Februari lalu, monyet-monyet di tempat lain juga menderita kekurangan makanan, karena virus corona berhasil bikin jumlah kedatangan turis menurun hingga 44 persen.

Monyet-monyet di taman umum Songkhla, Thailand Selatan misalnya. Mereka biasanya mendapat cukup makanan dari wisatawan asal Malaysia dan China yang datang berkunjung. Namun, kini tidak lagi.

Beruntungnya masih ada penduduk setempat yang datang untuk membawakan semangka serta tomat segar bagi monyet-monyet itu. Tidak bisa dipungkiri bahwa pariwisata menyumbang sekitar 18 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) secara keseluruhan.
Dan turis asal China merupakan salah satu yang terbesar karena lebih dari seperempat dari total kedatangan. Itu sebabnya, ekonomi Thailand bergantung pada wisatawan Tiongkok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *