Sun. Jul 12th, 2020

WWW.INDOPOPULAR.COM

Diduga Punah, Kambing Hutan Sumatera Terlihat Lagi di TN Gunung Leuser

2 min read

Indopopular.comTak hanya ayam yang punya nama belakang hutan, kambing pun ada. Terbaru, ada sepasang kambing hutan yang langka terlihat di Taman Nasional Gunung Leuser.

Penampakan kambing hutan ini terbilang langka. Hal itu disebutkan TN Gunung Leuser dalam unggahan terbaru di Instagram resminya, seperti dilihat indopopular.com, Kamis (28/5/2020).

“Langka, sepasang kambing hutan Sumatera di TN Gunung Leuser. Tubuhnya kekar tertutup rambut lebat dan kasar, berwarna hitam keabuan,” jelas TN Gunung Leuser.

“Moncongnya mirip moncong kerbau. Sedang tanduknya lurus, ramping seperti tanduk antelop dan melengkung ke belakang,” imbuh dia.

Kambing Hutan Sumatera memiliki nama alias Sumatran Serow. Di Indonesia, penyebarannya hanya ada di pulau Sumatera.

Status konservasinya saat ini rentan atau vulnerable (VU) karena diyakini mengalami penurunan yang signifikan (mungkin lebih dari 30%, sejak 21 tahun terakhir). Jumlah Kambing Hutan Sumatera menurun akibat perburuan maupun hilangnya habitat.

View this post on Instagram

Langka, Sepasang Kambing Hutan Sumatra di TN Gunung Leuser⚪ __________ Tubuhnya kekar tertutup rambut lebat dan kasar, berwarna hitam keabuan. Moncongnya mirip moncong kerbau. Sedang tanduknya lurus, ramping seperti tanduk antelop dan melengkung ke belakang. Kambing Hutan Sumatera alias Sumatran Serow di Indonesia penyebarannya hanya di pulau Sumatera. Status konservasinya saat ini rentan atau Vulnerable (VU) karena diyakini mengalami penurunan yang signifikan (mungkin lebih dari 30%, sejak 21 tahun terakhir) akibat perburuan maupun hilangnya habitat. Capricornis sumatraensis termasuk satwa yang dilindungi. Keberadaan kambing ini jarang terlihat. Alhamdulillah, satwa dari family Bovidae yang lebih sering soliter ini kedapatan berduaan pada penampakan kamera jebak di #tngunungleuser. Semoga mereka hidup aman dan lestari ya #KawanLeuser __________ #kambinghutansumatera #capricornissumatraensis #tngunungleuser #gunungleusernationalpark #leuser #videoleuser #ksdaehebat #kemenlhk #faunaleuser #nationalpark

A post shared by Taman Nasional Gunung Leuser (@gunungleusernationalpark) on

Disebut pula sebagai capricornis sumatraensis, kambing hutan Sumatera ini termasuk satwa yang dilindungi. Keberadaan kambing ini amat jarang terlihat.

“Alhamdulillah, satwa dari family Bovidae yang lebih sering soliter ini kedapatan berduaan pada penampakan kamera jebak di #tngunungleuser. Semoga mereka hidup aman dan lestari ya #KawanLeuser,” ungkap TN Gunung Leuser.

TN Gunung Leuser memiliki empat spesies kunci yang memiliki dampak besar pada lingkungannya. Hewan-hewan itu yakni, Orangutan Sumatra (Pongo Abelii), Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae), Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis) dan Gajah Sumatera (Elephas Maximus Sumatranus).

Selain empat binatang kunci di atas, TN Gunung Leuser juga memiliki beragam satwa dan flora. Kemungkinan besar, penutupan jalur pendakian dan sepinya taman nasional membuat Kambing Hutan Sumatera ini lebih berani mengeksplor kawasannya.

Sampai saat ini, TN Gunung Leuser masih ditutup untuk umum dan belum ada tanda pembukaan kembali. Biasanya, pendaki akan menjelajah kawasan itu untuk menggapai puncak Gunung Leuser.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *